Print

Waspadalah! 7 Sangkakala akan Segera Ditiup!

sangkakala

Sangkakala-sangkakala akan segera melanda dunia! Orang-orang yang mengaku sebagai pengikut-Nya sudah sangat menyadarinya sementara orang-orang awam sama sekali tidak mengetahui apa yang akan segera melanda mereka. WLC terdorong untuk membunyikan tanda bahaya!!!

Sangkakala, sebagai sebuah alat, telah digunakan pada zaman dahulu untuk membuat pengumuman penting. Hari-hari raya Yahuwah diumumkan dengan menggunakan sangkakala. Perang dimulai dengan sangkakala. Penipuan sebuah sangkakala selalu digunakan sebagai sarana untuk menarik perhatian umat-Nya secara menyeluruh demi peristiwa-peristiwa terkini yang sangat penting.

Adalah sangat penting sekarang bagi mereka yang mengaku umat-Nya untuk tidak mengabaikan sangkakala kitab Wahyu dan agar lebih memahami sifat dan waktu sangkakala-sangkakala itu.

Mengapa WLC 'Terobsesi' dengan peringatan akan segera ditiupnya Sangkakala?

Kami tidak punya pilihan selain terus memperingati segera ditiupnya sangkakala. Bapa telah memancarkan terang-Nya di jalan kita, dan membantu kita untuk memahami waktu dan tujuan dari sangkakala. Dapatkah kita menyembunyikan sinar terang-Nya dari umat-Nya? Posisi kami adalah menggemahkan apa yang disampaikan oleh nabi Amos, ketika dia menyatakan:

Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuan Yahuwah telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat? (Lihat Amos 3:8)

Posisi kami juga mencerminkan penderitaan nabi Yeremia, ketika dia berseru:

Aduh, dadaku, dadaku! Aku menggeliat sakit! Aduh, dinding jantungku! Jantungku berdebar-debar, aku tidak dapat berdiam diri, sebab aku mendengar bunyi sangkakala, pekik perang. Kehancuran demi kehancuran dikabarkan, seluruh negeri dirusakkan; kemahku dirusakkan dengan tiba-tiba, tendaku dalam sekejap mata.

Yeremia 4:19-20

Seperti Yeremia, kita memahami apa arti ditiupnya sangkakala pada dunia di mana kita hidup ini. WLC merasa wajib untuk membuat semua orang yang peduli untuk mendengarkan dan memahami tujuan Yahuwah dalam membunyikan 7 sangkakala, dan bertindak sesuai dengan hal itu.

sangkakala

Besarnya kerusakan dan nyawa yang hilang yang akan melanda dunia ketika sangkakala ditiup tidak dapat digambarkan. Hidup selama ke-7 sangkakala ini akan menjadi sebuah pengalaman yang paling menakutkan, dan tanpa naungan dan perlindungan-Nya, orang-orang akan sepenuhnya menjadi putus asa dan remuk. Berikut ini adalah gambaran nyata dari sebuah masa seperti yang dijelaskan oleh nabi Zefanya:

Sudah dekat hari Yahuwah yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari Yahuwah pahit, pahlawanpun akan menangis. Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam, hari peniupan sangkakala dan pekik tempur terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara penjuru yang tinggi. Aku akan menyusahkan manusia, sehingga mereka berjalan seperti orang buta, sebab mereka telah berdosa kepada Yahuwah. Darah mereka akan tercurah seperti debu dan usus mereka seperti tahi. Zefanya 1:14-16

Inilah alasan mengapa kami terpaksa untuk memperdengarkan tanda bahaya bagi semua penduduk bumi, seperti yang diperintahkan oleh nabi Yoel:

"Tiuplah sangkakala di Sion dan perdengarkanlah sebuah tanda bahaya di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari Yahuwah datang, sebab hari itu sudah dekat". Yoel 2:1 (KJV)

Jika kita tidak memperdengarkan tanda bahaya mengenai sangkakala-sangkakala itu dan memperingatkan semua orang yang mau mendengarnya, maka darah mereka yang terhilang akan ditanggungkan di atas kepala kita.

[K]etika dia melihat pedang itu datang atas negerinya, lalu meniup sangkakala untuk memperingatkan bangsanya, kalau ada seorang yang memang mendengar suara sangkakala itu, tetapi ia tidak mau diperingatkan, sehingga sesudah pedang itu datang ia dihabiskan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Ia mendengar suara sangkakala, tetapi ia tidak mau diperingatkan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Kalau ia mau diperingatkan, ia menyelamatkan nyawanya. Yehezkiel 33:3-5 (NKJV)

Bagaimana dengan pandangan luas yang mengatakan bahwa sangkakala adalah peristiwa yang sudah terjadi di masa lalu?

Kebanyakan orang Kristen saat ini dituntun untuk mempercayai bahwa sangkakala-sangkakala telah ditiup, dan dengan demikian mereka merasa tidak perlu lagi mempelajarinya. Di WLC, kami percaya bahwa ini adalah sebuah pengambilan posisi yang fatal. Kami dengan sangat bersemangat menentang gagasan bahwa sangkakala-sangkala telah sepenuhnya ditiup karena alasan berikut:

Seluruh Kitab Wahyu diberikan untuk menubuatkan peristiwa yang akan terjadi sebelum Kedatangan Kedua Tuan kita Yahushua, khususnya peristiwa yang terjadi setelah dimulainya 'waktu akhir zaman', pada tahun 1798. Ini adalah tahun dimana periode nubuatan 1260 tahun berakhir. Dalam kitab Daniel kita menemukan banyak informasi tentang peristiwa menjelang tahun 1798 yang sangat penting ini, sedangkan kitab Wahyu memberikan kepada kita banyak rincian tentang apa yang akan terjadi setelah tahun 1798. Oleh karena itu, mengingat bahwa sangkakala-sangkakala disebutkan dalam kitab Wahyu dan bukan dalam kitab Daniel, maka bisa dipastikan sangkakala-sangkakala adalah peristiwa yang akan terjadi setelah tahun 1798. Sangkakala-sangkakala adalah sesuatu yang paling relevan dan diarahkan pada umat-Nya di hari-hari terakhir.

para malaikat meniup sangkakala 

Bagaimana dengan pandangan yang mengatakan bahwa sangkakala akan ditiup setelah penutupan masa percobaan dan bukan sebelumnya?

Beberapa dari mereka yang percaya bahwa peniupan sangkakala adalah merupakan peristiwa yang akan terjadi di masa depan dan bukan di masa lalu menyatakan pandangan bahwa 7 sangkakala, seperti 7 tulah, akan berlangsung setelah penutupan masa percobaan. Mereka sampai pada pandangan ini karena didasarkan pada adanya beberapa kesamaan dalam bahasa yang digunakan untuk kata sangkakala dan tulah itu. Oleh karena itu, mereka melihat tujuan dari setiap sangkakala itu adalah untuk mengumumkan tulah yangterkait - 7 sangkakala untuk mengumumkan 7 tulah. Di WLC, kita dengan sangat bersemangat menentang tafsiran ini karena 2 alasan berikut:

1. Banyak peristiwa akhir yang secara kronologis tertanam dalam alur waktu peniupan sangkakala. Adalah jelas dari pembelajaran tentang peristiwa ini bahwa itu adalah peristiwa-peristiwa 'pengujian' bagi setiap jiwa yang hidup pada saat itu; jika itu adalah merupakan peristiwa-peristiwa penguji, maka jelas tersirat bahwa masa percobaan belum ditutup. Adalah tidak masuk akal untuk mengasumsikan bahwa Yahuwah masih akan menguji orang-orang setelah penutupan masa percobaan, dan setelah nasib setiap jiwa yang hidup telah ditetapkan untuk selamanya.

2. Ruang, atau jumlah pasal , yang ditempati untuk menguraikan peniupan sangkakala dalam kitab Wahyu memaksa kita untuk menyimpulkan bahwa peniupan sangkakala akan berlangsung sebelum penutupan masa percobaan. Ada 22 pasal dalam kitab Wahyu. 18 pasal yang pertama membawa kita ke Kedatangan Kedua Yahushua. 7 sangkakala terdiri dari 4 pasal, dari pasal 8 sampai dengan pasal 11. Jadi tidak terbayangkan bahwa Bapa Yahuwah akan menggunakan 4 pasal untuk peristiwa-peristiwa pasca penutupan masa percobaan kasihan, ketika Dia menetapkan hanya 4 pasal untuk peristiwa-peristiwa mulia pasca Kedatangan Kedua Yahushua, pada pasal 19-22. Sungguh tidak masuk akal untuk mengasumsikan bahwa Bapa akan menyamakan pentingnya peristiwa-peristiwa yang terjadi antara penutupan masa percobaan dan Kedatangan Kedua dengan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi antara Kedatangan Kedua Yahushua dan kebinasaan akhir dari orang-orang jahat setelah masa seribu tahun dan semua peristiwa-peristiwa yang terkait.

Bagaimana dengan tindakan pelemparan pedupaan ke bumi itu yang dilakukan oleh malaikat dalam Wahyu 8:5, yang mendahului peniupan sangkakala dan mensugestikan penghentian pelayanan Yahushua di Ruang Maha Kudus, yaitu penanda penutupan masa percobaan bagi umat manusia sebelum peniupan sangkakala?

Mari kita membaca Wahyu 8:2-5, untuk lebih memahami adegan di mana pedupaan itu dilemparkan ke bumi:

2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Yahuwah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.

3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.

4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Yahuwah.

5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi. Wahyu 8:2-5 (KJV)

pedupaan menghantam bumi

Kita dengan mudah dapat menyimpulkan dari ayat 2 bahwa malaikat ini bukanlah salah satu dari tujuh malaikat yang kepadanya diberi tujuh sangkakala. Siapa 'malaikat lain' yang datang kemudian dan berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan? Banyak orang yang menyimpulkan bahwa 'malaikat lain' tidak lain adalah Yahushua sendiri. Kami dengan tegas menolak kesimpulan ini, karena 3 alasan berikut:

1. 'Malaikat lain' ini melakukan tugas yang sama yang dijelaskan dilakukan oleh 24 tua-tua dalam Wahyu 5: 8, di mana mereka digambarkan memiliki cawan yang penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus, dan yang mereka bawah di hadapan Anak Domba. Mereka 'memberi wangian-wangian' doa orang-orang kudus, dan mempersembahkannya di atas mezbah pedupaan. 24 tua-tua ini tidak digambarkan sebagai pribadi yang layak disembah, malahan sebenarnya diri merekalah yang sujud menyembah Bapa dan Anak Domba (Wahyu 5:14). Oleh karena itu, tidak hormat jika kita mengidentifikasi  'malaikat lain' sebagai Yahushua, ketika tugas yang digambarkan mengenai dirinya adalah sebuah tugas yang sama yang juga dilakukan oleh ke 24 tua-tua itu.

2. Alasan kedua mengapa 'malaikat lain' ini adalah tidak mungkin Yahushua adalah karena fakta bahwa malaikat ini tidak menyediakan dupa; tapi diberikan kepadanya, dan jelas bahwa Sang pemberinya itu adalah Yahushua, yang membuat ketaatan dan kematian-Nya menjadi dupa, yang bila dicampur dengan doa orang-orang kudus akan membuat doa-doa itu menjadi sangat menyenangkan Bapa Yahuwah.

3. Alasan ketiga mengapa ini 'malaikat lain' adalah bukan Yahushua adalah karena 'malaikat' tidak pernah digunakan sebagai salah dari 35 nama dan gelar berbeda yang diberikan kepada Yahushua dalam kitab Wahyu. Berikut adalah daftar semua nama dan gelar yang digunakan bagi-Nya:

                1. Yahushua Kristus .... Wahyu 1:1

                2. Saksi Yang Setia ..... Wahyu 1:5

                3. Yang Pertama Bangkit dari Antara Orang Mati ..... Wahyu 1:5

                4. Raja para Raja-raja Bumi ..... Wahyu 1:5

                5. Alpha dan Omega ..... Wahyu 1:8-13

                6. Yang Awal dan Yang Akhir ..... Wahyu 1:8, 11, 13

                7. Anak Manusia ..... Wahyu 1:13

                8. Yang Hidup dan yang pernah mati ..... Wahyu 1:13, 18

                9. Dia memegang tujuh bintang ..... Wahyu 2:1

                10. Yang berjalan di tengah-tengah kaki dian emas ..... Wahyu 2:1

                11. Dia yang memiliki pedang tajam bermata dua ..... Wahyu 2:12

                12. Anak Yahuwah ..... Wahyu 2:18

                13. Dia yang menguji batin dan hati ..... Wahyu 2:23

                14. Dia yang memiliki ketujuh Roh Yahuwah ..... Wahyu 3:1

                15. Dia yang memiliki tujuh bintang ..... Wahyu 3:1

                16. Dia yang kudus dan benar ..... Wahyu 3:7

                17. Dia yang memegang kunci Daud ..... Wahyu 3:7

                18. Dia yang jika membuka tidak ada yang dapat menutupnya ..... Wahyu 3:7

                19. Dia yang jika menutup tidak ada yang dapat membukanya ..... Wahyu 3:7

                20. Amin ..... Wahyu 3:14

                21. Saksi yang setia dan benar ..... Wahyu 3:14

                22. Permulaan ciptaan Yahuwah ..... Wahyu 3:14

                23. Tuan ..... Wahyu 4:11

                24. Singa dari suku Yehuda ..... Wahyu 5:5,9

                25. Tunas Daud ..... Wahyu 5:5,9

                26. Domba yang nampak telah disembelih ..... 5:6,7

                27. Domba ..... Wahyu 5:8,9

                28. Tuan segala Tuan ..... Wahyu 17:14

                29. Raja segala Raja ...... Wahyu 17:14

                30. Setia dan benar ..... 19:11

                31. Penunggang kuda putih ..... 19:11

                32. Firman Yahuwah ..... Wahyu 19:13-16

                33. Kristus ..... Wahyu 20:4

                34. Yang Awal dan Yang Akhir ..... Wahyu 22:13

                35. Bintang fajar yang gilang-gemilang ..... Wahyu 22:16

Jika 'malaikat lain' ini bukan Yahushua, maka pelemparan pedupaan yang dilakukan oleh malaikat ini ke bumi adalah tidak berarti itu menjadi tanda dari penghentian pelayanan Yahushua di dalam Rempat Maha Kudus dan karena itu juga tidak menandakan penutupan masa percobaan.

Jadi, pelemparan pedupaan ke bumi itu menandakan apa?

Pelemparan pedupaan menandakan bahwa panggilan terakhir Yahuwah untuk membangunkan umat manusia sebelum penutupan masa percobaan akan berapi-api dan sangat kuat, seperti yang terlihat dalam peristiwa-peristiwa yang akan terungkap setelah peniupan masing-masing dari ke 7 sangkakala itu. Undangan terakhirnya untuk umat manusia harus yang kuat. Ini harus menangkap perhatian setiap jiwa yang hidup untuk mengindahkan peringatan dan bertobat sebelum masa percobaan tertutup sekali dan untuk semua orang.

Inilah tugas suci dan kewajiban setiap pengikut Yahushua untuk memperingatkan semua orang yang mau peduli dan mendengarkan peringatan bencana yang akan segera berlangsung di setiap sudut dunia ini. Kita tidak bisa menyembunyikan kebenaran ini, kita juga tidak bisa mengelak dari tanggung jawab kita untuk memperingati. Adalah kehendak Yahuwah agar tidak ada orang yang tidak waspada. Para malaikat dari surga tidak akan melakukan apa yang manusia dapat dan harus dilakukan.

Musa dan Harun sebelumnya telah diberi sifat dari setiap tulah dan waktu yang tepat dari kemunculannya. Mereka harus mengumumkannya kepada Firaun sehingga tidak akan ada kesempatan baginya atau orang-orang Mesir untuk mengeluh karena tidak mendapat peringatan; hari ini umat-Nya memiliki tanggung jawab yang sama untuk memperingatkan setiap orang mengenai segera ditiupnya sangkakala-sangkakala itu. Ketika tulah mulai melanda Mesir, orang-orang Mesir menuduh Musa membawa penghukuman ini atas mereka. Demikian juga, umat-Nya akan menjadi orang-orang setia yang menyampaikan tanda bahaya dan memperingati dunia akan kehancuran dan kebinasaan yang akan dipicu oleh peniupan sangkakala. Mereka akan, pada gilirannya, menjadi orang-orang yang disalahkan oleh orang-orang jahat karena semua kehancuran yang akan terjadi ketika sangkakala-sangkakala sudah ditiup; mereka bahkan akan memandang mereka sebagai penyebabnya!

Oleh Mstyslav Chernov/Unframe (Self-photographed, http://mstyslavchernov.com/) [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0)], via Wikimedia Commons 

Namun demikian, ini tidak akan mengguncang kita sehinga menjauh dari tanggung jawab kudus kita. Saudara yang kekasih, datanglah ke kaki Salib dan bertobatlah, waktunya sudah singkat. Dia akan datang segera!

Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuan Yahuwah telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat? Amos 3:8 (KJV)

singa mengaum