Print

Yesuit & Bumi yang Bulat: Induk dari Segala Konspirasi

Perpaduan antara waktu, agenda, dan tujuan, mengaitkan Yesuit dengan sebuah penipuan besar mengenai bentuk bumi yang sebenarnya - semuanya bertujuan untuk menghadirkan sebuah penipuan akhir zaman yang beraneka ragam.

Konspirasi. Sebuah kata yang telah menyentak selama 20 tahun terakhir atau lebih. Bukti yang mendukung keberadaan konspirasi sering diabaikan dengan menganggapnya tidak lebih dari sebuah teori gila belaka. Tetapi orang-orang yang dengan cepat menolak bukti kejahatan sebagai sesuatu yang tidak lebih dari sebuah spekulasi, sering mengabaikan satu hal penting: ketika terdapat bukti yang cukup untuk mendukung sebuah teori, bukti itu berkembang dari bentuk praduga menjadi sebuah kemungkinan. Kemudian, menjadi sebuah peluang. Dan akhirnya, menjadi fakta.

Bukti baru yang mengejutkan mengimplikasikan bahwa serikat Yesuit menjadi dalang di balik sebuah penipuan yang telah berlangsung selama berabad-abad. Artikel ini akan melacak tindakan dan pengaruh keterlibatan Yesuit dalam melakukan kebohongan ini. Tujuannya adalah untuk mengubah persepsi orang banyak mengenai bumi, otoritas Alkitab, alam semesta dan posisi Sang Pencipta di dalamnya. Perubahan ini menjadi dasar atas banyaknya tipuan yang akan segera terjadi atas dunia pada saat celaka pertama, atau sangkakala kelima, yang dinubuatkan dalam kitab Wahyu pasal 9: serbuan "alien" iblis.

Kadang-kadang buktinya adalah bukti yang tidak langsung. Namun, bukti ini bisa sangat menarik dan tidak boleh diabaikan. Menurut seorang pensiunan hakim federal:

Secara umum, ada dua jenis bukti, yakni bukti langsung dan bukti tidak langsung. Bukti langsung adalah kesaksian oleh saksi tentang apa yang saksi secara pribadi lihat atau dengar atau lakukan. Bukti tidak langsung, yaitu, bukti yang anda dapat temukan dari fakta lain yang ada, meskipun belum terbukti secara langsung. Tidak ada perbedaan hukum antara bukti langsung dan bukti tidak langsung sejauh nilai pembuktian; hukum memungkinkan anda untuk memberikan bobot yang sama untuk keduanya ...

Tidak ada alasan untuk berprasangka terhadap bukti hanya karena itu adalah bukti tidak langsung. ... Bahkan, pembuktian dengan bukti tidak langsung dapat menjadi sama meyakinkannya ketika disaksikan oleh saksi yang berbicara atas dasar pengamatan mereka sendiri. Oleh karena itu, bukti yang tidak langsung, diberikan untuk membuktikan fakta tertentu yang olehnya anda diminta untuk menyimpulkan adanya fakta-fakta lain atau serangkaian fakta. Sebelum anda memutuskan bahwa fakta ini telah dibuktikan oleh sebuah bukti yang tidak langsung, anda harus mempertimbangkan semua bukti dalam pertimbangan, pengalaman dan perasaan secara umum.1


"Dalam kebohongan besar selalu ada sebuah kekuatan kepercayaan tertentu; karena orang banyak... lebih mudah jatuh menjadi korban akibat kebohongan besar dibanding dengan kebohongan kecil, karena mereka sendiri sering mengatakan kebohongan kecil dalam skala kecil tapi akan malu untuk melakukan kebohongan dalam skala besar. Tidak akan pernah muncul dalam fikiran mereka untuk mengarang kebohongan besar, dan mereka tidak akan percaya bahwa ada orang lain yang bisa memiliki kelancangan untuk membelokkan kebenaran sedemikian parahnya.

"Meskipun fakta-fakta yang membuktikan ini sudah sangat jelas masuk ke dalam pikiran mereka, mereka masih akan ragu dan goyah dan akan terus berpikir bahwa mungkin ada beberapa penjelasan lain. Kebohongan yang parah selalu meninggalkan jejak di belakangnya, bahkan setelah kebohongan itu telah dipatok, itulah sebuah fakta yang diketahui oleh semua ahli pembohong di dunia ini dan oleh semua orang yang berkonspirasi bersama-sama dalam seni berbohong. "

(Adolf Hitler, Mein Kampf, Vol. 1, Psl. X.)


Sebuah bumi yang bulat adalah kesalahan-ilmiah yang belum terbukti tetapi telah diyakini oleh seluruh dunia. Ini adalah sebuah kebohongan besar yang telah diambil oleh setiap orang bagi dirinya sendiri, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Siapapun yang berani mempertanyakan hal ini akan diejek dan ditertawai. Vladimir Lenin telah tercatat mengatakan: "Sebuah kebohongan yang disampaikan dengan baik sering menjadi kebenaran."

Flat Earth (erroneous mental image of things falling off the edge)

Jika seseorang bahkan dengan hanya mengatakan kata-kata bahwa: "bumi datar," maka orang-orang yang mendengarnya akan tertawa. Gambaran mental yang segera muncul dalam pikiran adalah sebuah dataran datar di mana, jika ada orang yang tidak berhati-hati, maka seseorang itu bisa tersandung dan jatuh dari tepiannya.  

Tidak ada tempat di mana fenomena ini terlihat begitu jelas sebagai keyakinan bahwa bumi adalah sebuah bola, yang berputar melintasi angkasa seperti berputar mengelilingi matahari-dimana bumi sendiri meluncur ribuan kilometer per jam melintasi angkasa. Jika seseorang bahkan dengan hanya mengatakan kata-kata bahwa: "bumi datar," maka orang-orang yang mendengarnya akan tertawa. Gambaran mental (yang salah) yang segera muncul dalam pikiran adalah sebuah dataran datar di mana, jika ada orang yang tidak berhati-hati, maka seseorang itu bisa tersandung dan jatuh dari tepiannya.

WLC mengajak anda untuk menangguhkan keyakinan anda pada sebuah dunia yang berputar. Pelajari dengan seksama kumpulan bukti mengenai lingkar bumi yang tidak mengelilingi matahari.

Ini dimulai dengan seorang pria ...

Nicolaus Copernicus

Copernicus dikenal oleh karena mengusulkan model baru dan berbeda dari alam semesta. Sebelum Copernicus, kebanyakan orang-orang berpendidikan percaya pada model Ptolemeus dari alam semesta, yang menempatkan sebuah bumi, yang datar, menjadi pusat alam semesta. Copernicus mengemukakan bahwa matahari, bukan bumi, adalah pusat tata surya dan bumi berputar di sekitarnya. Model "heliosentris" inilah yang diajarkan hari ini, sedangkan sebelumnya model "geosentris" yang menyatakan bahwa segala sesuatu berputar di sekitar bumi telah dibuang ke dalam tempat sampah sejarah.

Kebanyakan orang menyadari bahwa demi memperkenalkan ide-ide Copernicus maka Galileo Galilei dianiaya oleh hirarki Katolik Roma kurang dari 100 tahun setelah kematian Copernicus. Galileo dituduh sesat, dan dipaksa untuk menarik kembali keyakinannya dan menghabiskan sembilan tahun terakhir hidupnya sebagai tahanan rumah. Namun, hal yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang adalah fakta-fakta yang signifikan berikut ini:

Nicolaus Copernicus, 1473-1543

Nicolaus Copernicus, 1473-1543

1. Copernicus adalah anggota dari Serikat Ketiga St. Dominik. Ketika ia ingin mengejar karir di gereja, ia mempelajari, antara lain, astrologi dan astronomi.

2. Walaupun beberapa sumber mempertahankan pendapat bahwa Copernicus tidak pernah mengambil sumpah sebagai seorang imam, namun dia adalah seorang imam dan tidak pernah menikah. Selanjutnya, "fakta bahwa pada tahun 1537 Raja Sigismund dari Polandia menempatkan namanya di daftar empat calon untuk mengisi kursi uskup Ermland yang kosong, membuat sebuah kemungkinan bahwa, setidaknya di kemudian hari, dia masuk dalam keimamatan."2

3. Ketika dimintai masukan mengenai cara merubah kalender, Copernicus pada awalnya keberatan untuk menjawab, tetapi kemudian menulis serangkaian surat kepada Paus Paulus III yang mengandung pengamatan akurat yang "benar-benar digunakan, tujuh puluh tahun kemudian, sebagai dasar untuk memfungsikan kalender Gregorian."3

4. Untuk waktu yang lama Copernicus menolak untuk mempublikasikan keyakinannya mengenai alam semesta yang heliosentris. Akhirnya, pada tahun 1531, dia menerbitkan sebuah tulisan singkat, dimana dia menyatakan teorinya dalam tujuh aksioma. Dari ini, konsep menyebar dengan cepat.

5. Dua tahun kemudian, Albert Widmanstadt mempelajari model Copernicus dihadapan Paus Clement VII, sebuah tindakan yang membuat dia mendapat penghargaan.

6. Pada tahun 1536, Kardinal Schonberg, yang merupakan Uskup Agung dari Capua, mendesak Copernicus untuk sepenuhnya mempublikasikan teorinya atau, setidaknya, membuat sebuah salinan yang dibuat dengan biaya ditanggung oleh Kardinal.

7. Antara tahun 1539 dan 1541, sebuah tulisan yang terdiri dari 66 halaman dengan sebuah bab pendahuluan telah diterbitkan dan didistribusikan.

8. Sebagaimana yang Copernicus telah jelaskan dalam suratnya kepada Paus Paulus III, dia akhirnya menyerah kepada desakan yang ngotot dari Kardinal Schonberg, Uskup Giese dari Culm, dan orang-orang berilmu lainnya, dan setuju untuk menyerahkan naskahnya disebarluaskan. Sebuah salinan lengkap dari bukunya diletakkan di tangan Copernicus hanya beberapa jam sebelum kematiannya pada tanggal 24 Mei 1543.

Hal ini penting untuk dicatat bahwa teori Copernicus mengenai alam semesta yang heliosentris terkenal bagi para pejabat tinggi Gereja Katolik semasa hidupnya. Walaupun Copernicus lebih suka mempublikasikan teorinya setelah kematiannya, namun karena permintaan yang gigih dari para pejabat tinggi gereja maka akhirnya dia setuju untuk mempublikasikan naskahnya. Selanjutnya, bukanlah orang-orang Katolik yang pada awalnya menolak pandangannya, tapi Martin Luther, Philip Melancthon dan para pemimpin Protestan lainnya. Orang-orang Katolik sendiri mengakui: "Perlawanan pertama kali diajukan untuk menentang sistem Copernican dilakukan oleh para teolog Protestan dengan alasan Alkitabiah."4

Pertanyaan: mengapa para pemimpin Katholik Roma terus-menerus menekan Copernicus untuk mempublikasikan teorinya tentang alam semesta dimana matahari sebagai pusatnya (heliosentris), teori – teori  yang menyalahkan Galileo kurang dari 100 tahun kemudian?

Jawabannya adalah rumit, tetapi mengungkapkan motivasi konspirasi besar Yesuit: itu diperlukan untuk mengubah pengertian masyarakat dari pemahaman yang akurat tentang bentuk bumi kepada sebuah kepercayaan palsu sehingga orang-orang akan lebih mudah terpengaruhi terhadap khayalan akhir tentang sebuah invasi "alien".

Logika Hegelian

Paul III Approves the Jesuits

Paul III Menerima para Yesuit, © Institut Yesuit.

Logika Hegelian adalah alat yang digunakan oleh pemerintah dan berbagai agen-agen perubahan untuk mempengaruhi pemikiran masyarakat dan membawa perubahan yang diinginkan. Sederhananya, sebuah masalah diciptakan secara palsu. Masalah ini memperpanjangtanggapan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tanggapan tersebut kemudian digunakan untuk menghasilkan solusi yang diinginkan.

Hampir semua peristiwa besar dalam sejarah memakai Logika Hegelian terhadap: Masalah – membuat sebuah kemelut atau memanfaatkan seseorang yang telah di tetapkan untuk mendapatkan Reaksi yang diinginkan dari protes keras masyarakat dimana masyarakat menuntut  sebuah Solusi yang telah ditentukan sebelumnya dari sejak awal.5

Hirarki Katholik diperkenalkan dengan sebuah kesempatan yang sempurna untuk meletakkan dasar untuk penipuan global yang berbuah di generasi akhir. Penipuan tersebut memerlukan sebuah bumi kecil yang bulat, yang bergelinding melintasi ruang angkasa yang luas dan tak terbatas, sebuah ruang yang dihuni oleh alien dan bentuk-bentuk peradaban hidup lainnya. Hal ini menciptakan keraguan pada Alkitab sebagai Firman yang diilhamkan oleh Yahuwah, karena Alkitab menyatakan bahwa bumi tidak bergerak. Hal ini juga menjauhkan Sang Pencipta sejauh-jauhnya dari ciptaan-Nya dengan menyatakan bahwa alam semesta tak terbayangkan luasnya. Agen perubahan yang mengatur transformasi dalam keyakinan ini adalah Serikat Yesus yang baru saja dibentuk, yang lebih dikenal sebagai Yesuit.

Yesuit & Perlawanan terhadap Reformasi

Pada waktu yang sama ketika Copernicus menolak untuk mempublikasikan teorinya tentang tata surya yang heliosentris, Gereja Katholik Roma sedang melancarkan perang melawan paham Protestan yang baru. Katholik mengakui "Perlawanan terhadap Reformasi" adalah "sebuah upaya untuk membendung gelombang paham Protestan yang diprakarsai oleh reformator sejati yang ada di dalam Gereja Katholik."6Serikat Yesuit dibentuk pada tahun 1540 di bawah persetujuan dari Paus Paulus III - paus yang olehnya Copernicus telah dikaitkan mengenai reformasi kalender dan kepada siapa Copernicus mendedikasikan bukunya, Revolutions of  The Heavenly Bodies!

Bukannya dilebih-lebihkan: Gereja Katholik adalah kekuatan di balik Copernicus, yang terus-menerus mendesak para imam yang enggan untuk menyebarluaskan teori heliosentris yang bertentangan dengan Alkitab. Yesuit yang baru terbentuk adalah instrumen yang sempurna untuk mendukung operasi rahasia, untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap otoritas Kitab Suci, bumi, dan Sang Pencipta. Perbedaan antara Yesuit dan semua serikat Katholik lainnya adalah bahwa para Yesuit sengaja mengundang roh-roh jahat menjadi pengikut mereka. Hal ini dilakukan melalui "latihan spiritual" dari pendiri Yesuit, Ignatius Loyola. Latihan spiritual ini menjadikan mereka budak-budak bayangan yang dikendalikan. Dalam kata-kata mereka sendiri, mereka menjadi sama seperti "mayat atau bangkai" yang "tanpa ragu mematuhi" kehendak atasan mereka.

Ketika anggota-anggota Yesuit sengaja membuka pikiran mereka pada pengaruh setan, itu membawa ke dalam diri mereka suatu roh jahat dan setan yang belum pernah terjadi sebelumnya di dalam agama Katolik. Hal ini juga membuat para Yesuit sangat sukses dalam setiap usaha. Karena kehidupan manusia sangat rapuh, hidup setiap individu begitu singkat, tidak ada satu pun orang, atau bahkan sekelompok orang, yang dapat merencanakan dan melaksanakan pencapaian kejahatan jangka panjang yang para Yesuit telah lakukan atas dunia ini.

Dibimbing dan diilhami oleh kecerdasan setan yang supranatural, para anggota Yesuit menjadi terkenal karena kemahiran mereka dalam bidang penipuan dan akal-akalan; kemampuan mereka untuk menyusupi pemerintahan-pemerintahan dan lembaga-lembaga pendidikan, dan pengaruh mereka itu kuat, dengan tampil sebagai penasihat raja-raja dan para pemimpin dalam bidang pendidikan. Bekerja melalui lembaga-lembaga pemerintahan dan pendidikan, mereka telah mampu membimbing penelitian ilmiah untuk memajukan tujuan akhir mereka sendiri dan menyatakan kebohongan terbesar sepanjang masa: sebuah bumi yang bulat.

Ikuti Petunjuk ...

Setelah Copernicus enggan menyebarluaskan teori-teorinya, serikat Yesuit mencetak astronom yang banyak melebihi daerah hunian tertentu lainnya di Eropa. Bahwa sebuah serikat agama yang menghasilkan begitu banyak ilmuwan itu sendiri saja sudah menyebabkan keterkejutan. Bahwa para ilmuwan dari serikat yang dikatakan difokuskan hampir secara eksklusif hanya pada satu bidang ilmu saja sudah menyebabkan lebih banyak pertanyaan. Sebuah penelitian dari para astronom dari abad ke-16 sampai dengan abad ke-21 mengungkapkan bahwa mereka yang menjadi astronom-astronom terkemuka adalah juga merupakan imam-imam Yesuit. Bahkan kalender sipil moderen, yaitu kalender Gregorian (kalender Masehi), dibuat oleh astronom Yesuit, Christopher Clavius.

Selama orang-orang  menerima kosmologi Alkitab tentang sebuah bumi yang tetap, benda dengan massa yang tidak bergerak di bawah sebuah pelindung yang aman, maka tidak ada dasar untuk membangun kebohongan yang dirancang untuk menjadikan pikiran manusia meragukan firman Yahuwah. Dengan mengurangi kepercayaan masyarakat dalam ketergantungannya terhadap Alkitab, hal itu meningkatkan keyakinan Paus sebagai pemilik otoritas yang ditunjuk Surga untuk menentukan apa yang harus dipercayai. Yesuit selalu menjadi musuh Alkitab. Karena Gereja Katolik meninggikan keputusan kepausan dan tradisi melebihi Kitab Suci, maka penurunan keyakinan terhadap Kitab Suci akan meningkatkan kepercayaan kepada pada pastor,  para imam dan paus sebagai otoritas-otoritas yang mengetahui lebih banyak hal daripada yang manusia pada umumnya dapat ketahui.

Konsep Ibrani Kuno tentang Alam Semesta: Orang-orang Israel kuno
membagi dunia menjadi surga, bumi, lautan, dan Dunia bawah. Mereka
memandang langit sebagai sebuah kubah yang terletak diatas pondasi –
seperti pegunungan – dengan pintu-pintu dan tingkap-tingkap yang
melewatkan hujan. Eloah tinggal di surga di atas langit, tersembunyi
di dalam awan kemuliaan. Dunia dipandang sebagai sebuah lempengan yang
terapung di atas perairan, yang dikokohkan atau ditambatkan dengan
tiang-tiang. Bumi adalah satu-satunya hunian yang dikenal – wilayah
yang ada diatasnya itu dianggap tidak dapat diketahui. Dunia bawah
(Sheol) adalah sebuah penjara berair atau berlumpur yang dari situ tak
seorangpun perna kembali. Dianggap sebagai sebuah tempat fisik yang
ada di bawah bumi, tempat itu hanya dapat dijangkau melalui kematian.

Segera setelah model geosentris Alkitabiah disingkirkan, sebuah penjelasan baru diperlukan. Sebuah bumi yang bulat, berjalan jutaan mil mengelilingi matahari, bumi itu sendiri bergerak melintasi jagat raya yang tidak terbatas, menjadi penting untuk menjelaskan model heliosentris baru dari alam semesta. Hal ini, pada gilirannya, menciptakan sebuah kondisi di mana tulisan-tulisan Charles Darwin menemukan sebuah kelompok yang menerima spekulasi dasarnya yang masih jauh. Hanya selama orang-orang tetap mengandalkan Alkitab sebagai otoritas tertinggi, maka selama itu mereka tidak akan pernah menerima teori Darwin. Tetapi sekali ilmu pengetahuan "membuktikan" Alkitab telah salah mengenai sesuatu yang mendasar seperti bentuk dan gerak (atau tidak bergerak) dari bumi, maka pada saat itu ilmu pengetahuan akan langsung menyimpang jauh dari keyakinan agama. Apa pun menjadi mungkin! Tidak akan ada lagi yang tidak bisa dijawab, termasuk penciptaan dunia dan keberadaan makhluk luar angkasa.

Mengembangkan Kebohongan

"Teori Big Bang [pada hari ini] adalah merupakan penjelasan utama mengenai bagaimana alam semesta berawal. Secara sederhana, teori ini mengatakan bahwa alam semesta yang kita kenal sekarang berawal dari sebuah benda unik yang kecil, kemudian berkembang selama 13,8 miliar tahun ke depan menjadi jagad raya yang kita kenal sekarang."7 Teori Big Bang adalah jawaban para ilmuwan ateis melawan kitab Kejadian pasal 1.

Bapa Andrew Pinsent melayani di Fakultas Teologi di Universitas Oxford. Dia meningkatkan gelarnya dalam bidang teologi dari Universitas Kepausan Gregoriana di Roma serta doktor dalam bidang filsafat juga. Dia juga meraih gelar doktor dalam bidang fisika partikel dari Oxford. Imam/ilmuwan yang sangat cerdas ini pada tahun 2015 menyatakan:

Menjadi seorang seorang imam dan sekaligus sebagai seorang mantan fisikawan partikel di CERN, saya sering diminta untuk memberikan ceramah mengenai topik iman dan ilmu pengetahuan. Cukup sering orang-orang muda bertanya kepada saya pertanyaan berikut, "Bagaimana anda bisa menjadi seorang imam dan percaya pada teori Big Bang?" Dengan senang saya menjawab, "Kami yang menemukan itu! Atau lebih tepatnya, bapa Georges Lemaitre telah menemukan teori yang pada hari ini disebut 'Big Bang' dan semua orang harus tahu tentang dia."8

Monseigneur Georges Lemaître, Jesuit-trained priest, author of the "Big Bang" theory

Monseigneur Georges Lemaître, imam Yesuit yang terlatih, pencetus teori "Big Bang" (Foto: Wikimedia via Katholieke Universiteit Leuven)

Itu benar. Penulis teori Big Bang tidak lain adalah berasal dari imam Yesuit yang terlatih, bapa Georges Lemaitre. Pada tanggal 28 Oktober 2014, Sarah Kerr memberitakan pernyataan Paus Francis kepada Akademi Ilmu Pengetahuan Kepausan. Dalam sambutannya, Paus berkata "teori Big Bang adalah sesuai dengan ajaran Gereja Katolik tentang penciptaan."9 Paus Francis menyatakan: "Big Bang, yang saat ini dianggap sebagai asal usul dunia, tidak bertentangan dengan campur tangan penciptaan Tuhan; sebaliknya, hal itu membutuhkannya."

Mengacu pada penyebab hingga dampaknya: tanpa sebuah bumi bulat yang mengelilingi matahari melintasi jagad raya yang jauh, anda tidak akan memiliki teori Big Bang. Tanpa Big Bang, anda tidak akan memiliki teori evolusi. Tanpa evolusi, anda lebih mungkin untuk menerima penciptaan sebagai sebuah tindakan rancangan yang cerdas dari Sang Maha Pencipta. Gereja Katolik Roma, pada kenyataannya, telah menerima teori evolusi. Dalam laporannya, Kerr lebih lanjut menyatakan: "Paus mengatakan bahwa adalah mungkin untuk percaya pada keduanya, Tuhan bertanggung jawab pada terjadinya Big Bang dari mana semua kehidupan berevolusi."10

Penerimaan teori evolusi dan hukum “seleksi alam” yang tidak terpisahkan dari itu, memunculkan pertumpahan darah dari abad ke-20 di mana jutaan orang kehilangan nyawa mereka. Banyak peneliti telah menetapkan kaitan yang tidak terbantahkan antara Vatikan, bankir Swiss, dan partai Nazi.11 Karlheinz Deschner bahkan lebih jauh mengatakan ada kerjasama langsung antara Vatikan dan partai Nazi.12 Terlepas dari tingkat kerjasama antara Vatikan dan Nazi, (belum lagi keterlibatan dinasti keluarga Bush di Amerika) apa yang terjadi setelah Perang Dunia II bahkan lebih signifikan.

Operasi Paperclip telah menyelundupkan ratusan ilmuwan Nazi, termasuk perwira tinggi SS yang diadili atas kejahatan perang, ke Amerika Serikat untuk dimanfaatkan dalam Perang Dingin perlombaan ruang angkasa Amerika.13 Salah satunya, anggota partai Nazi, Wernher von Braun, yang dipromosikan menjadi kepala Marshall Space Flight Center NASA, pada masa kepemimpinannya ini dilakukan pengembangan roket pendorong Saturnus V untuk "memenangkan perlombaan ruang angkasa" dengan Soviet.

Di bawah Operasi Paper Clip, sekitar 350 ilmuwan Jerman dan mantan agen intelijen diberi visa dan pekerjaan dengan gaji yang besar. Banyak dari para ilmuwan itu memiliki masa lalu yang dipertanyakan. Braun sendiri pernah menjadi anggota aktif dari partai Nazi, dan rekannya di NASA, Dr Hubertus Strughold, adalah seorang spesialis penyakit dalam bidang penerbangan, yang telah melakukan beberapa percobaan kepada para tawanan di kamp konsentrasi.14

Para ilmuwan Nazi di Fort Bliss, Texas. Wernher von Braun berdiri di baris depan, ketujuh dari kiri.

Tujuan dari upaya besar -dan ilegal- ini tampaknya adalah untuk melakukan pembentukan otoritas di seluruh dunia pada semua hal yang berkaitan dengan ruang angkasa dan astronomi. NASA menjadi mata publik untuk ruang angkasa. NASA telah lama bertindak sebagai pemberi informasi utama kepada dunia yang tidak curiga dengan tipuan-ilmiah, yang dilegitimasi oleh dukungan dari pemerintah Amerika. (Untuk informasi lebih lanjut mengenai penipuan turun temurun NASA, lihat "The Occult Roots of NASA & The Ongoing Fraud," Bagian 1, Bagian 2, dan Bagian 3.)

NASA memonopoli sendiri. Dia mengontrol penyebaran informasi publik tentang astronomi sambil menyembunyikan fakta-fakta yang tidak boleh diketahui publik. Walaupun ada banyak negara dan universitas yang memiliki observatorium, namun selalu hanya pernyataan-pernyataan, foto-foto, dan "penemuan-penemuan" dari NASA yang menjadi berita utama. Dengan NASA yang bertanggung jawab atas aliran informasi astronomi kepada publik, menjadi nyata bahwa Vatikan tetap menjadi pemain utama pada faktanya, dan astronomi yang benar tetap tidak disampaikan kepada publik.

Selama ratusan tahun, Vatikan telah menjadi pemilik terbanyak teleskop dan observatorium dari setiap organisasi: swasta, universitas atau pemerintah. NASA dan Vatikan bersama-sama memiliki LUCIFER, teleskop peneropong terbesar di dunia. Menurut situs resmi Vatikan, observatorium Vatikan "adalah salah satu lembaga astronomi tertua di dunia." Namun di mana foto-fotonya? Dimana rilis berita tentang penemuan-penemuan terbarunya? Apa yang para astronom Yesuit telah lakukan selama 500 tahun terakhir? Hanya mereka yang tahu.

J.Edgar Hoover

Individu telah dilumpuhkan dengan membuatnya bertatap langsung dengan konspirasi sampai sebegitu mengerikannya sehingga dia tidak percaya itu ada. Pikiran orang-orang Amerika sebenarnya belum menyadari fakta kejahatan yang telah diperkenalkan ke tengah-tengah kita. Oleh karena menolak bahkan bila itu hanya asumsi maka manusia bisa mendukung sebuah filosofi yang akhirnya harus menghancurkan semua yang baik dan layak.

J. Edgar Hoover, Direktur FBI
Sebagaimana yang Dikutip di dalam Majalah Elks (Agustus 1956)

Rilis informasi NASA kepada publik, yang mempromosikan ide mengenai alam semesta yang begitu besar dan dengan luas yang tidak dapat diukur, secara alami telah menyebabkan anggapan bahwa pasti ada alien yang hidup di benda-benda langit yang lain. Terlebih lagi, jika peristiwa kebetulan yang sama menghasilkan kehidupan di bumi, ada di mana-mana karena Big Bang, mengapa tidak kehidupan yang cerdas berkembang di tempat lain juga! Dengan bergabung dengan Hollywood dan cerita-cerita fiksi ilmiah, NASA telah menciptakan suatu lingkungan di mana kontak dengan bentuk kehidupan di luar bumi ini terjadi sebagaimana yang diinginkan sekaligus yang juga dikhawatirkan.

Sebuah buku terbaru mungkin memegang kunci untuk memahami langkah terakhir dalam konspirasi yang telah berabad-abad lamanya ini untuk menipu generasi akhir zaman.

LUCIFER, Alien & Kedatangan Kristus

Tom Horn dan Chris Putnam, penulis buku Petrus Romanus: The Final Pope Is Here, baru-baru ini menerbitkan sebuah buku yang membingungkan di mana mereka menyatakan Vatikan secara aktif mencari kehidupan di luar bumi dengan teleskop LUCIFER baru mereka. Buku, Exo-Vaticana: Petrus Romanus, Project LUCIFER, and the Vatican’s Astonishing Exo-Theological Plan for the Arrival of an Alien Savior, menyatakan bahwa Vatikan sedang menunggu penyelamat dari luar bumi. Ketika melakukan penelitian mengenai buku mereka,

Horn dan Putnam diberi izin untuk mengunjungi observatorium di atas Gunung Graham, yang menjadi tempat Teleskop Teknologi Tercanggih Vatikan (VATT), pada bulan September 2012.

Mereka tidak hanya dapat membahas studi luar angkasa dengan para astronom Yesuit yang ada di sana, tetapi mereka juga memperoleh akses untuk bertemu dengan salah satu astronom utama Vatikan di Roma.

The Vatican's Large Binocular Telescope on Mt. Graham

Teleskop peneropong besar milik Vatikan di Bukit Graham

Horn berkata Saudara Guy Consolmagno, yang juga disebut sebagai astronom kepausan, mengatakan kepada penulis beberapa informasi mengejutkan selama lima kali wawancara.

"Dia mengatakan tanpa kesedihan bahwa dalam waktu dekat bangsa-bangsa di dunia akan mencari alien untuk keselamatan mereka", kata Horn.

Consolmagno juga memberi kepada penulis dokumen-dokumen pribadi Vatikan yang mengungkap banyak pemikiran para teolog tingkat tinggi dan para astronom yang ada di dalam Gereja.

Horn mengatakan bahwa dokumen-dokumen ini menunjukkan bahwa mereka percaya bahwa kita akan segera dikunjungi oleh seorang alien juruselamat dari dunia lain.15

Pernyataan-pernyataan ini tidak akan begitu mengejutkan ketika perkembangan sikap Vatikan pada ilmu pengetahuan dan angkasa luar telah dipahami. Pada tanggal 12 Mei, 2014, Paus Francis menyatakan kesediaan untuk membaptis makhluk luar angkasa yang menyatakan keinginan untuk dibaptis. Walaupun komentar ini jelas dilakukan sambil bercanda, cuma lelucon, namun itu menjadi berita utama internasional dengan satu judul mengumandangkan: "Paus yang Keren Sungguh Sangat Keren karena Bersedia Untuk Membaptis Makhluk Luar Angkasa!" tujuannya adalah untuk menghilangkan ide itu dari ranah fiksi ilmiah dan memindahkannya ke wilayah kemungkinan. Dengan menyampaikan hal itu sedemikian rupa, dengan berfikir itu mungkin menjadi sebuah keniscayaan, dan pikiran menjadi lebih terbiasa dengan konsep itu.

Setelah Vatikan menjadi tuan rumah konferensi lima hari tentang kemungkinan kehidupan di luar bumi, imam Katolik Roma, Pastor Jonathan Morris, muncul di Fox News (AS) untuk menjawab beberapa pertanyaan. Pernyataan-pernyataan imam ini mengungkapkan agenda tersembunyi yang dikejar oleh Yesuit sejak zaman Copernicus. Ketika ditanya bagaimana hal itu dapat mengubah doktrin gereja jika dapat dipastikan bahwa kehidupan cerdas di luar bumi benar-benar ada, Morris menjawab:

Itu pasti akan membuat kita kembali dan berkata, "Mungkin pemahaman kita mengenai kebenaran keabadian [berlangsung sampai waktu yang tak terbatas panjangnya] perlu diperbarui". Sekarang, cara kita melihat itu adalah begini: ini bukanlah tentang apakah Tuhan itu Pencipta melainkan bagaimana Dia menciptakan. Ini bukan pertanyaan bagaimana asal muasal dosa, ini adalah kisah Adam dan Hawa, benar atau tidak, tapi pemahaman kita tentang bagaimana hal itu dilakukan. Jadi, hal itu tumbuh dalam pemahaman kita mengenai kebenaran keabadian.16

Dan karena ada hal ini: mempertanyakan kosmologi bumi, mengarah ke mempertanyakan Kitab Suci dan Penulis Kitab Suci. Hal ini mempersiapkan jalan bagi penipuan besar yang dinubuatkan dalam kitab Wahyu pasal 9.

Celaka Pertama

Sebelumnya, dinyatakan: Hirarki Katholik diperkenalkan dengan sebuah kesempatan yang sempurna untuk meletakkan dasar untuk penipuan global yang berbuah di generasi akhir. Tujuan dari seluruh penipuan rumit yang berlapis-lapis ini yang telah berlangsung selama berabad-abad adalah untuk menipu umat manusia di dunia dalam rangka membentuk hasil yang diinginkan. Dengan Logika Hegelian lama kembali (yang sudah dijelaskan sebelumnya). Dalam rangka untuk menuntun dunia menjadi satu dalam Satu Agama Dunia dengan paus sebagai pemerintah tertinggi atas segalanya, iblis akan menciptakan sebuah MASALAH. Masalah ini akan menyebabkan REAKSI antara penduduk bumi yang akan menuntut sebuah SOLUSI. Solusinya adalah sebuah hasil yang telah ditentukan.

7 Terompet dalam Kitab Wahyu | Serbuan Iblis dari Celaka Pertama

7 Terompet dalam Kitab Wahyu | Serbuan Iblis dari Celaka Pertama

Sang Pencipta yang bijak dan maha mengetahui telah mengungkapkan puncak dari penipuan ini dalam kitab Wahyu pasal 9:

Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.

Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.

Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.

Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai [Yahuwah] di dahinya.

Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.

Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.

Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion. (Wahyu 9:1-6; 10-11, KJV)

Kunci untuk membuka nubuatan ini ditemukan dalam ungkapan "jurang maut". Kata ini berasal dari kata Yunani, abussos, dan adalah kata yang sama persis diterjemahkan sebagai "jurang maut" dalam Lukas 8:31 ketika setan-setan memohon untuk dikirim ke babi-babi dan bukannya dikirim kembali ke jurang maut. Ini adalah kata yang sama di dalam bahasa Inggris, yaitu abyss [jurang]. Bintang, yang jatuh dari Langit, adalah jelas merujuk pada Lusifer/Setan. Ketika dia pada waktu itu diberi "kunci jurang maut" dia melepaskan gerombolan setan di bumi.

Peristiwa ini, yang ditandai sebagai sebuah "celaka" oleh sang Pewahyu, akan tampak seperti serangan alien dari luar angkasa. Malaikat-malaikat jahat ini akan memiliki penampilan yang sangat berbeda, dijelaskan dalam Alkitab. Sebagai makhluk-makhluk luar angkasa, mereka akan meluncurkan serangan mengerikan atas dunia yang akan berlangsung selama lima bulan, atau 150 hari.

Selama masa ini, umat Yahuwah, yaitu mereka yang telah menerima meterai-Nya, akan dilindungi dari agen-agen jahat ini. Ini bukanlah meterai terakhir yang diberikan untuk melindungi orang-orang benar dari tujuh tulah terakhir. Namun, perlindungan dari serangan iblis akan diberikan kepada semua orang yang mencintai dan mematuhi Sang Pencipta. Semua orang yang telah sengaja memberontak melawan Surga akan sangat menderita di bawah siksaan setan-setan yang kejam.

Sangkakala-sangkakala, dimana celaka pertama adalah merupakan sangkakala yang kelima, adalah tidak sama dengan tujuh tulah terakhir. Sangkakala-sangkakala ditiup sebelum penutupan pintu belas kasihan. Sangkakala-sangkakala ini adalah merupakan peringatan yang serius dan sekaligus juga adalah undangan belas kasihan. Sangkakala-sangkakala ini memperingatkan bahwa masa percobaan untuk semua orang akan segera tertutup dan sangkakala-sangkakala ini mengundang setiap jiwa di bumi untuk menerima hadiah gratis dari Yahuwah yaitu kehidupan yang kekal. Mereka yang mengindahkan peringatan dari sangkakala-sangkakala akan menunjukkan cinta dan rasa terima kasih mereka dengan cara membawa kehidupan mereka tunduk pada kehendak-Nya. Mereka akan memilih untuk hidup dalam ketaatan kepada semua persyaratan hukum ilahi-Nya, termasuk hukum yang keempat.

Sangkakala-sangkakala adalah sebuah pemberian kasih kepada mereka yang segera harus berdiri di hadapan Sang Pencipta yang Suci tanpa seorang Penengah setelah pintu belas kasihan. Rangkaian peristiwa ini telah dinubuatkan hampir 2.000 tahun yang lalu, jauh sebelum ada Gereja Katolik Roma, apalagi serikat Yesuit. Hal itu menunjukkan yang tidak dapat dilakukan oleh yang lain, nubuatan Bapa. Walaupun hal itu memperingatkan penutupan dari masa percobaan yang akan segera terjadi, namun itu juga akan menginspirasi iman dan keyakinan dalam Dia yang menubuatkan peristiwa bencana ini hampir dua ribu tahun yang lalu sebelum hal itu terjadi. Umat Sisa akan membutuhkan iman yang kuat dalam kasih Bapa ketika peristiwa-peristiwa ini terungkap. Ketika mereka menyaksikan suara sangkakala-sangkakala, satu per satu seperti yang sudah dinubuatkan, iman dan keberanian mereka akan diperkuat dan mereka akan dituntun untuk bergantung dengan lebih kuat lagi pada janji-janji dari Dia yang tidak dapat berdusta.

Serbuan alien adalah MASALAH yang dibuat. REAKSI alami, yang timbul dari setiap jiwa yang menderita di bumi, akan membuat seseorang berdiri di pintu, untuk menegosiasikan perjanjian damai dengan para penjajah. Sama dengan setiap kali Logika Hegel telah digunakan untuk memanipulasi peristiwa-peristiwa dan bentuk-bentuk politik dunia, masalah, reaksi, dan solusinya semua sudah ditentukan dan berada di bawah kendali langsung dari Setan sendiri.

Paus Francis, sebagai "raja kedelapan" (Wahyu 17) dan paus terakhir, akan menjadi penyelamat dunia untuk melangkah maju dan merundingkan perdamaian. Sebagai seorang Yesuit, dia telah berada di bawah kontrol langsung dari setan melalui latihan spiritual Ignatius Loyola.

Paus Francis, sebagai "raja kedelapan" dan paus terakhir, akan menjadi penyelamat dunia untuk melangkah maju dan merundingkan perdamaian. Sebagai seorang Yesuit, dia telah berada di bawah kontrol langsung dari setan melalui latihan spiritual Ignatius Loyola. 

Baca Sumpah Jahat para Yesuit!

Paus Francis, sebagai "raja kedelapan" dan paus terakhir, akan menjadi penyelamat dunia untuk melangkah maju dan merundingkan perdamaian. Sebagai seorang Yesuit, dia telah berada di bawah kontrol langsung dari setan melalui latihan spiritual Ignatius Loyola. Dia juga telah membentuk ikatan simpatik dengan agama-agama lain. Oleh karena itu, dia adalah pilihan yang logis untuk menjadi wakil umat manusia, membangun perjanjian damai dengan penjajah dari luar angkasa.

Perjanjian ini akan:

1. Mengakhiri perang tepat 150 hari setelah itu dimulai;

2. Menempatkan Paus sebagai wakil umat manusia sebagai pimpinan Tatanan Dunia Baru;

3. Menempatkan Paus sebagai penyelamat umat manusia sebagai pimpinan, Satu Agama Dunia yang baru.

Sebagai "penyelamat dunia," Paus kemudian akan berada pada posisi yang sempurna untuk menetapkan satu hari ibadah untuk semua orang, hari Minggu, yang ditentukan berdasarkan kalender kepausan/kafir. Penyatuan dunia ini di bawah satu pemerintahan dan satu agama akan muncul, dalam situasi yang logis dan semua orang yang menginginkan jalan keluar yang mudah akan bekerja sama dan berpartisipasi untuk menegakkan satu teokrasi dunia yang baru ini. Semua kepala negara akan menyerahkan kedaulatan mereka kepada Paus sebagaimana yang Kitab Suci secara eksplisit telah uraikan: "Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu. Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka, mereka berikan kepada binatang itu". (Wahyu 17:12-13, KJV)

Inilah hal yang akan mempercepat pertarungan akhir antara kekuatan baik dan jahat. Di bawah ancaman agresi luar bumi lanjutan, penduduk di bumi akan bersatu untuk melakukan perang tanpa henti kepada semua orang yang mau tetap berdiri mempertahankan kebenaran. Orang-orang sungguh-sungguh yang sedikit ini yang menempatkan firman Yahuwah di atas semua aturan-aturan duniawi akan dilihat sebagai bahaya. Kebebasan beragama bagi setiap individu akan dikorbankan di altar kemanfaatan dan akan dikatakan bahwa lebih baik jika beberapa orang binasa daripada seluruh dunia akan terjerumus ke dalam penderitaan dibawah agresi alien yang terus berlanjut.

Ketika meterai yang kelima dibuka, Yohanes "melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman [Yahuwah] dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?" (Wahyu 6:9-10). Jawaban yang diberikan sungguh menakjubkan. Ini menubuatkan penganiayaan intens yang akan datang atas orang-orang benar setelah celaka pertama ketika banyak orang akan menjadi martir karena iman mereka ketika mereka menolak untuk bersatu dengan seluruh dunia yang jahat dengan beribadah pada hari yang menyatakan penghormatan kepada sang Penipu besar. " Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka." (Wahyu 6:11, KJV)

Bersiap! Bersiap! Bersiap!

Penipuan ini tidak akan berhasil jika orang-orang tahu bentuk sebenarnya dari bumi dan alam semesta. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah program pendidikan ulang secara besar-besaran.

Selama 500 tahun, konspirasi Yesuit ini telah mengajarkan sebuah bumi yang bulat, mengelilingi matahari - bumi berputar di sekitar pusat galaksi yang sangat luas dan juga nampak melaju melintasi jagad raya yang tidak terbatas. Dalam ruang yang sangat luas ini, telah dianggap ada spesies lain dari kehidupan cerdas yang menghuni dunia lain. Kebohongan ini akan berujung pada klimaksnya saat "invasi alien" yang dinubuatkan dalam kitab Wahyu pasal 9. Penipuan utama akan terjadi ketika Paus melakukan negosiasi perjanjian perdamaian atas nama umat manusia dengan setan. Sebagai wakil Setan, dia akan memangku kepemimpinan dunia dan, dalam pribadi Paus, Setan akan mencapai tujuan yang telah lama diinginkannya sebagai penguasa bumi.

Celaka pertama, dengan tepat telah dijelaskan oleh sang Pewahyu, mengungkapkan urutan pembukaan peristiwa-peristiwa di dalam permainan akhir Setan untuk menipu dunia sesaat sebelum Kedatangan Kedua Yahushua. Selama hampir 500 ratus tahun, para Yesuit telah bekerja untuk meyakinkan umat manusia bahwa dunia itu bulat. Sebuah keyakinan seperti ini telah membawa bersamanya seluruh kumpulan kesalahan, semuanya untuk melakukan aksi penipuan utama: serbuan alien yang akan memungkinkan Paus Yesuit ini untuk menyatukan dunia di bawah satu pemerintahan dan satu agama.

Namun, celaka pertama hanyalah permulaan. Itu adalah serbuan pembukaan secara serempak di dalam puncak zaman. Ini meletakkan dasar untuk penipuan yang lebih besar yang akan mengikuti dengan cepat....

Bolivian Salt Flats prove Flat Earth 

Dataran Garam Bolivia adalah yang terbesar di dunia, meliputi sekitar 11.000 kilometer persegi. Jika bumi adalah sebuah bola, tidak datar, gambar di atas tidak akan mungkin. Telah dinyatakan bahwa lingkar bumi di khatulistiwa akan berarti bahwa kelengkungan akan mencegah seseorang untuk melihat pegunungan yang terlihat di sini pada pertengahan gambar di sepanjang dataran garam ini. Gambar: http://www.dailymail.co.uk.

WLC merasa bahwa adalah penting untuk mempublikasikan kaitan antara operasi rahasia jahat Yesuit, kebohongan mengenai bumi yang "bulat", menjelang diperdengarkannya bunyi sangkakala sebelum berbagi semua rincian mengenai bagaimana tim sampai pada pemahaman ini. Jika Yahuwah menghendaki, WLC akan segera menerbitkan materi yang menggambarkan dengan jelas bagaimana kita bisa tahu dengan pasti bahwa Bumi itu bukan sebuah bumi yang bulat. Sementara itu, semua orang dianjurkan untuk sambil berdoa menyelidiki masalah ini bagi diri mereka sendiri. Harap dicatat bahwa belum semua gambar bumi yang bulat telah dihapus dari situs ini. Ini akan dihapus secepat kami mampu mengelolanya. Terpujilah Yahuwah untuk setiap sinar terang tambahan di hari-hari terakhir ini.

Dalam Pelayanan Yahuwah,
Tim WLC


Klik di sini untuk melihat eBooks bukan milik WLC yang tersedia.


1 H. Lee Sarokin, “The Reason for the Not Guilty Verdict in the Casey Anthony Case,”http://www.huffingtonpost.com/judge-h-lee-sarokin/casey-anthony-jury_b_898550.html, penekanan diberikan.

2 http://www.newadvent.org/cathen/04352b.htm

3 S.d.a.

4 S.d.a., penekanan diberikan.

5 http://www.infowars.com/the-hegelian-dialectic-and-its-use-in-controlling-modern-society/

6 http://www.catholicculture.org/culture/library/dictionary/index.cfm?id=32849

7 http://www.space.com/25126-big-bang-theory.html

8 http://thesestonewalls.com/gordon-macrae/fr-georges-lemaitre-father-big-bang-2/

9 https://www.youtube.com/watch?v=7KVupdK_pBU

10 S.d.a., penekanan diberikan.

11 Lihat Unholy Trinity: The Vatican, The Nazis, & The Swiss Banks dan Hitler & The Vatican.

12 Mit Gott und den Faschisten, Hans E. Günther Verlag, http://www.deschner.info.

13 Lihat Operation Paperclip: The Secret Intelligence Program that Brought Nazi Scientists to America.

14 http://www.pbs.org/opb/historydetectives/feature/nazi-technology/

15 http://www.ecumenicalnews.com/article/vatican-astronomers-are-searching-for-alien-life-say-auhors-22068, penekanan diberikan.

16 Lihat https://www.youtube.com/watch?v=4Uu4zX8S2Kc dan

 https://www.youtube.com/watch?v=Xh81JZRdjI4.